Pos oleh :

LM Psikologi UGM

The Emotional Cost of Student Loan: Program Pinjaman Pendidikan dari Kacamata Psikologis

Dilansir dari sebuah artikel berita yang ditulis oleh Widadio di BBC News Indonesia (2024), pemerintah Indonesia sedang mengkaji kemungkinan dijalankannya program student loan atau pinjaman pendidikan sebagai tanggapan atas tingginya kebutuhan pembiayaan pendidikan. Wacana tersebut menuai respons yang beragam, mulai dari respons yang bernada persetujuan hingga yang lebih terdengar pesimis dan khawatir. 

Dilihat dari kontroversi yang mengelilingi program pinjaman pendidikan, kekhawatiran tersebut jelas bukan tak berdasar. Walau dapat menjadi pembuka kesempatan bagi orang-orang yang menginginkan pendidikan tinggi, utang yang besar juga dapat menimbulkan kemungkinan gagal bayar pada peminjamnya (Nuckols dkk., 2020). Pinjaman pendidikan yang lebih tinggi juga cenderung dikaitkan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang lebih rendah (Deller & Parr, 2021). Read more

Empowering Minds: Harnessing the Power of Pygmalion Effect in Organization Culture

oleh Nadia Amalia Putri

Pernahkah kamu merasa kinerja dan pencapaianmu meningkat ketika mendapat ekspektasi dari orang lain? 

Let’s get to know about the Pygmalion Effect!! 

Efek pygmalion adalah fenomena psikologi yang menjelaskan bahwa semakin baik ekspektasi yang diberikan atau diterima seseorang, semakin baik pula performa orang tersebut. Dengan kata lain, ekspektasi positif yang diberikan kepada orang lain berpengaruh pada motivasinya untuk menjadi sesuai dengan apa yang diekspektasikan (Casika dkk., 2023). Read more

Exploring Modern Romance in Adolescence: The Psychology of Situationships

Pernahkah kamu merasa terjebak dan cemas dalam hubungan yang tidak terikat atau mungkin kamu temui diri kamu mempertanyakan tujuan hubungan yang sedang kamu jalani, yang seringkali bersembunyi di balik kata-kata “mengikuti arus saja”? Di era digital saat ini, cakupan romansa remaja modern telah berkembang pesat. Tidak hanya mencakup hubungan “pacaran” tradisional, romansa remaja modern kini mencakup gaya hubungan yang sebenarnya bukan hubungan. Tunggu, hah?

Situationships” atau “hubungan tanpa status” merupakan fase hubungan sebelum berpacaran yang melampaui garis platonis (Hsieh, 2021). Fase ini ditandai dengan adanya perasaan romantis dan afeksi namun tanpa label atau kejelasan status (Langlais, 2024). Hubungan unik ini mencerminkan ambiguitas dan tingkat komitmen yang rendah meski rasa keinginan untuk bersama umumnya cukup kuat. Jenis hubungan ini sering ditemukan di kalangan remaja. Read more