Who Am I if I Can’t Be Everybody’s Strong Girl?
Oleh: Michelle Stephanie
Pernahkah kamu merasa harus selalu terlihat baik-baik saja?
Menjadi teman yang selalu mendengarkan keluh kesah orang lain, menjadi anak yang tidak ingin menambah beban orang tua, atau menjadi perempuan yang dianggap paling kuat ketika keadaan sedang sulit. Lambat laun, peran tersebut melekat pada diri kita hingga muncul keyakinan bahwa menunjukkan kesedihan, kelelahan, atau meminta bantuan merupakan tanda kelemahan.
Banyak perempuan tumbuh dengan pujian seperti, “Kamu kan, kuat” atau “Kamu pasti bisa menghadapi ini.” Awalnya, pujian tersebut terdengar menyenangkan. Namun, seiring berjalannya waktu, pujian dapat berubah menjadi ekspektasi yang tidak terlihat. Kita merasa harus selalu kuat karena orang lain sudah mengenal kita sebagai sosok yang mampu menghadapi segala keadaan.