It Feels So Scary Getting Old

Bagaimana perasaanmu ketika membaca kalimat itu? Sepenggal lirik di atas berasal dari lagu milik Lorde yang berjudul “Ribs”, lho. Siapa yang pernah dengar? Kamu setuju tidak, kalau lirik tersebut akan menjadi lebih bermakna jika kita dengarkan sembari memikirkan tentang masa depan? Tidak hanya dari lirik itu saja, tetapi keseluruhan lagu mengandung makna tentang remaja yang mulai merasa takut menjadi dewasa. Menariknya, tidak sedikit orang yang menobatkan lagu ini sebagai lagu bertemakan coming of age yang sangat cocok didengar oleh para remaja. Namun, apa itu coming of age dan bagaimana hubungannya dengan masa transisi? Read more

Dalam Penjara Persepsi: Memahami Fenomena dan Implikasi Ideal Victim

Coba kamu bayangkan bahwa saat ini, terdapat dua orang yang menjadi korban dari tindak kriminal yang merugikan secara fisik maupun psikologis. Namun, hanya salah satu dari mereka yang mendapatkan simpati, sorotan, serta dukungan dari masyarakat, sedangkan yang lain justru diragukan dan disalahkan atas kejadian nahas yang menimpanya. Fenomena ini bukanlah sesuatu yang baru terjadi, terutama dalam konteks kekerasan seksual. Banyak dari korban kekerasan seksual yang kesaksiannya justru dipertanyakan hanya karena ia tidak memenuhi standar masyarakat terkait “korban yang sesungguhnya”. Cara berpakaian, relasi dengan pelaku, bahkan reaksi emosional yang ditampilkan kerap dijadikan sebagai dasar untuk menilai “kelayakan” seseorang untuk dianggap sebagai korban. Fenomena inilah yang kemudian diangkat oleh seorang sosiolog bernama Nils Christie menjadi sebuah konsep, yaitu The Ideal Victim. Christie (1986) mengkritisi bahwa masyarakat cenderung memiliki pandangan tertentu mengenai karakteristik korban ideal yang lebih layak untuk dipercaya. Christie (dikutip dari Islam, 2016) juga menyatakan gagasan bahwa terdapat enam atribut yang seringkali digunakan sebagai acuan untuk mendefinisikan korban yang ideal. Keenam atribut itu adalah; (1) korban merupakan seseorang yang lemah secara fisik. Korban yang “ideal” juga seringkali diidentifikasi sebagai seorang perempuan, sedang sakit, berusia sangat tua atau sangat muda; (2) korban setidaknya sedang melakukan kegiatan yang tidak mencurigakan; (3) korban tidak bersalah atau tidak dapat disalahkan atas apa yang terjadi; (4) korban tidak mengenal atau tidak memiliki hubungan apapun dengan pelaku; (5) pelaku memiliki ciri fisik yang besar dan jahat; dan (6) korban memiliki kombinasi kekuatan, pengaruh, dan simpati yang tepat untuk memperoleh statusnya sebagai korban tanpa mengancam siapapun.  Read more

Read. Seen. Ignored?

Oleh Fattih Ayu Quddsiyah

Pernahkah kamu bertanya, kenapa ya, aku gampang kepikiran sama cara orang melihat aku? Misalnya, saat seseorang membalas pesanmu tidak seperti biasanya, kamu langsung merasa cemas. Atau ketika kamu merasa ada perubahan kecil dari ekspresi atau nada bicara seseorang, kamu mulai memikirkan ulang semua ucapanmu sebelumnya. Reaksi seperti ini seringkali membuat kita menjadi overthinking, merasa insecure, bahkan mempertanyakan apakah kita telah melakukan kesalahan. Sebenarnya, mengapa hal tersebut dapat terjadi? Adakah stimulus internal maupun eksternal yang menyebabkannya? Read more