Lika-Liku KND, Kecamuk Hak Disabilitas yang Terabaikan
Februari lalu, sempat viral unggahan utas oleh Kirana, salah satu pengguna X dengan nama pengguna @kirarance. Ia mengajukan protes terhadap pemotongan anggaran yang menimpa salah satu organisasi besar advokasi komunitas penyandang disabilitas. Dalam unggahan tersebut, ia mengungkapkan kekhawatiran dan kekecewaannya akan keputusan pemerintah dalam memangkas besar anggaran Komisi Nasional Disabilitas (KND). Ia menyebut bahwa nominal anggaran yang tersisa terasa seperti “uang receh” untuk persoalan yang serius. Meski nominal sisa anggaran yang disebut dalam utas tersebut sudah dikonfirmasi sebagai berita hoaks, alasan terjadinya pemotongan ini tetap patut dipertanyakan karena tidak sesuai dengan Asta Cita yang merupakan delapan cita-cita yang dirancang oleh pemerintah sebagai bentuk perjuangan guna mewujudkan Indonesia maju. Pemangkasan anggaran tidak sesuai dengan poin pertama dari Asta Cita mengenai hak asasi manusia. Selain itu, pemangkasan tersebut juga tidak selaras dengan poin keempat dari Asta Cita mengenai penguatan peran para penyandang disabilitas. Pasalnya, kedua poin tersebut dapat difasilitasi oleh KND.