Kenali Pasanganmu dengan Love Language

Banyak dari kita mungkin sering melihat unggahan konten yang ada di media sosial mengenai love language. Nah, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan love language ini? Love language atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai bahasa kasih atau bahasa cinta adalah perilaku atau perbuatan yang membuat seseorang merasa dicintai maupun disayangi (Chapman, 2004). Love language dapat memberikan gambaran mengenai cara seseorang menerima dan mengekspresikan bentuk kasih mereka dalam sebuah hubungan. Dengan mengetahui tipe bahasa kasih lawan pasangan, kita menjadi lebih tahu tindakan mana yang paling tepat dilakukan dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Menurut Chapman (2004) Love language ini dibagi menjadi 5 macam yaitu words of affirmation (kata-kata penegasan), quality time (waktu berkualitas), receiving gifts (menerima hadiah), act of service (tindakan pelayanan), dan physical touch (sentuhan fisik). Read more

Sunday Scaries: Ketika Hari Senin Terasa Menakutkan

Pada saat liburan dan akhir pekan, sebagian besar orang akan memanfaatkannya untuk melakukan berbagai aktivitas pelepas penat. Terlepas dari perbedaan kegiatan yang dijalani, terdapat satu kesamaan yang dimiliki, mereka sama-sama akan mengakhiri kegiatan dan mengawali rutinitas wajib pada satu hari yang sama, yaitu hari Senin. 

Bagi sebagian orang, awal minggu dapat terasa cukup menakutkan. Berbagai macam perasaan tidak nyaman mulai terasa, yang kemudian perlahan berubah menjadi pikiran negatif dan membuat kita merasa semakin tidak tenang. Apabila kalian merasakan hal seperti itu di hari Minggu, tandanya kalian sedang mengalami yang namanya Sunday Scaries! Read more

Komunikasi Asertif: Menyelesaikan Konflik Tanpa Menyakiti

Komunikasi merupakan cara seseorang mengekspresikan dan menyampaikan pesan dengan berbagai cara agar didengarkan dan dimengerti oleh orang lain. Dengan berkomunikasi, seseorang dapat mencurahkan isi hatinya dalam bentuk cerita, keluh kesah, dan lainnya. Namun, kita sering mendapati seseorang berbicara dengan kurang jelas sehingga kita sulit menemukan inti pembicaraannya dan mengakibatkan terjadinya kesalahpahaman. Lalu apa yang harus kita lakukan agar orang lain mudah memahami dan mendengarkan apa yang kita bicarakan? Read more